Kembali Ke Kuliner
Kuliner Legendaris4.5

Apam Batil

Cita Rasa & Keistimewaan

Apam Batil: Jejak Manis Kuliner Tradisional Banjar yang Melegenda KALIMANTAN SELATAN – Menjelajahi kekayaan budaya Banjar Hulu tidak akan lengkap tanpa mencicipi warisan kuliner tradisionalnya. Di antara deretan kue basah (wadai) khas Kalimantan Selatan yang didominasi rasa manis dan gurih, Apam Batil (atau sering disebut juga Apam Serabi oleh masyarakat lokal) menempati posisi khusus sebagai kudapan legendaris yang sarat akan cita rasa autentik dan kehangatan tradisi. Kuliner yang banyak ditemukan di kawasan Hulu Sungai, khususnya di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (Barabai) dan Hulu Sungai Selatan (Kandangan), kini menjadi buruan wajib para pelancong yang mendambakan sarapan atau teman minum teh dengan nuansa lokal yang kental. Keunikan Tekstur dan Proses Pembuatan Tradisional Secara visual, Apam Batil sekilas memiliki kemiripan dengan serabi atau pancake. Namun, dari segi bahan baku, tekstur, dan cara penyajian, kudapan ini memiliki karakteristik yang sepenuhnya berbeda. Adonan Berbasis Fermentasi: Apam Batil dibuat dari campuran tepung beras, air, sedikit gula, dan ragi (atau tape singkong/nasi yang difermentasi). Proses fermentasi inilah yang membuat adonan menghasilkan gelembung-gelembung udara kecil saat dimasak. Pemanggangan Menggunakan Tungku Tanah Liat: Keunikan rasa Apam Batil terletak pada proses memasaknya. Adonan dituang ke dalam cetakan khusus yang terbuat dari tanah liat (cobek atau wajan tanah) di atas tungku api tradisional. Proses ini memberikan aroma smoky (gosong yang khas) pada bagian bawah kue yang renyah, sementara bagian atasnya tetap lembut dan berpori. Harmoni Rasa: Paduan Lembut Apam dan Manisnya Kuah Kental Cara menikmati Apam Batil adalah kunci dari kelezatannya. Kue ini tidak disajikan kering, melainkan dipadukan dengan Kinca (kuah gula merah). Kuah kinca ini dibuat dari rebusan gula aren asli Kalimantan (gula habang) berkualitas tinggi, santan kelapa yang kental, dan daun pandan sebagai penambah aroma wangi. Ketika kuah manis-gurih tersebut disiramkan di atas permukaan Apam Batil yang berpori, cairan kuah akan meresap ke dalam serat kue. Setiap gigitan menawarkan sensasi tekstur yang kenyal-lembut sekaligus ledakan rasa manis yang pas di lidah. Lebih dari Sekadar Kudapan: Simbol Kebersamaan Dalam kehidupan masyarakat Banjar Hulu, Apam Batil bukan sekadar makanan pengisi perut. Secara historis, kudapan ini sering disajikan dalam momen-momen berkumpulnya keluarga, acara gotong royong di desa, hingga pelengkap dalam ritual-ritual adat kecil sebagai simbol kebersamaan dan perekat hubungan sosial. Harganya yang sangat terjangkau menjadikannya sebagai makanan rakyat yang demokratis—dinikmati oleh semua kalangan, mulai dari pagi hari sebagai menu sarapan yang hangat hingga sore hari menjelang senja. Di Mana Menemukannya? Meskipun saat ini banyak kue modern bermunculan, para pedagang Apam Batil tradisional masih eksis di pasar-pasar subuh kawasan Hulu Sungai atau di kedai-kedai pinggir jalan jalur lintas provinsi Kalimantan Selatan. Menyaksikan langsung jemari terampil para ibu menuangkan adonan ke atas tungku panas adalah atraksi wisata kuliner yang menenangkan. Lengkapi petualangan Anda di Loksado dan Pegunungan Meratus dengan petualangan rasa yang autentik. Dalam setiap paket wisata kami, kami memastikan Anda diajak singgah ke kedai-kedai lokal legendaris untuk menikmati kehangatan sepiring Apam Batil asli langsung dari tungkunya. Hubungi kami untuk merancang rencana perjalanan wisata kuliner Banjar Anda sekarang!

Informasi Pendukung

Jam Operasional07:00
Harga Rata-rataRp 5.000
Kategori RasaKuliner Legendaris

Peta & Navigasi

AlamatKandangan
Buka Google Maps